JS: Pak Halim mau ikutan paralayang nggak?
H: Paralayang?#$
H: Boleh juga tuh…kapan ada latihan lagi?
JS: Nantilah kalo ada nanti saya kasi info.
Udah lama aku mendengar olah raga yang memacu adrenalin ini, ngak terbayang mau mencobanya.
Tetapi keinginan itu Hampir terwujud:-), hari Minggu tanggal 9 November 2008 kemarin kita berangkat ke Pantai Lamaru Balikpapan.
Tetapi sesampainya disana, cuaca kurang mendukung sehingga kita disana cuma ngobrol tentang paralayang itu sendiri.
Yah..anggaplah sebagai teori permulaan Apa itu PARALAYANG
Dua hal yang menjadi penentu bisa atau tidaknya penerbangan terjadi, yakni faktor cuaca dan angin. Untuk itu, dalam olahraga ini selalu dianut moto, ”lebih baik tidak terbang sekarang daripada tidak terbang selamanya”.
Foto dibawah adalah Paramotor di Pantai Lamaru Balikpapan.
Mohon maaf untuk foto paralayangnya tidak ada, tetapi Paralayang dan Paramotor cuma beda tipis koq
Apa Itu Paralayang?
Olahraga paralayang adalah salah satu cabang olahraga terbang bebas. Paralayang dapat diartikan sebagai sebuah parasut yang dapat diterbangkan dan dapat mengangkat badan penerbang. Parasut atau pesawat ini lepas landas dan mendarat menggunakan kaki penerbang.
Olahraga paralayang lepas landas dari sebuah lereng bukit atau gunung dengan memanfaatkan angin. Angin yang dipergunakan sebagai sumber daya angkat yang menyebabkan parasut ini melayang tinggi di angkasa terdiri dari dua macam yaitu, angin naik yang menabrak lereng (dynamic lift) dan angin naik yang disebabkan karena thermal (thermal lift). Dengan memanfaatkan kedua sumber itu maka penerbang dapat terbang sangat tinggi dan mencapai jarak yang jauh. Yang menarik adalah bahwa semua yang dilakukan itu tanpa menggunakan mesin, hanya semata-mata memanfaatkan angin.
Peralatan paralayang sangat ringan, berat seluruh perlengkapannya (parasut, harness, parasut cadangan, helmet) sekitar 10 – 15 kg. Peralatan paralayang juga sangat praktis karena dapat dimasukkan ke dalam ransel yang dapat digendong di punggung. Olahraga Paralayang juga sangat kecil ketergantunganya dengan wahana lainnya.
(dikutip dari: http://www.paragliding.web.id/paralayang.php)
Paralayang berada dibawah Persatuan Olahraga Dirgantara Layang Gantung Indonesia – Federasi Aero Sport Indonesia / PLGI – FASI, merupakan anggota dari Induk olahraga nasional Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Perlengkapan Apa Saja yang Dibutuhkan?
Perlengkapan utama dalam olahraga paralayang antara lain parasut utama dan cadangan, harness, dan helmet. Perlengkapan pendukung terbang yang diperlukan antara lain variometer, radio/HT, GPS, windmeter, peta lokasi terbang, dll. Sedang perlengkapan pakaian penerbang antara lain baju terbang/flight suit, sarung tangan, dan sepatu berleher tinggi/boot.
Jenis parasut yang dipergunakan sangat tergantung dari tingkat kemampuan penerbang dan berat penerbang. Setidak-tidaknya terdapat tiga jenis parasut paralayang yaitu, parasut untuk pemula, parasut untuk penerbang menengah, dan parasut untuk penerbang mahir. Ukuran parasut juga harus sesuai dengan berat penerbangnya. Ukuran yang tersedia antara lain XS, S, M, L serta LL untuk terbang berdua/tandem.
(dikutip lagi dari: http://www.paragliding.web.id/paralayang.php)
Untuk lebih jelasnya mengenai olah raga ini dapat dilihat di http://www.paragliding.web.id





sudah terbang sekarang pak ? saya baru sekali tandem dan sekarang keranjingan pengen ikut kursusnya…salam kenal
Wah sampe sekarang belum terbang
karena kesulitan lokasi….